Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, meminta pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap kondisi fasilitas pendidikan di wilayah pelosok yang dinilai masih tertinggal.
Menurutnya, sarana belajar di sejumlah sekolah masih jauh dari layak, sehingga perlu segera ditingkatkan agar proses belajar mengajar bisa berjalan optimal.
“Kami melihat fasilitas pendidikan di pelosok masih sangat terbatas dan perlu segera ditingkatkan,” ujarnya, Senin (20/10/2025).
Ia menegaskan, tersedianya fasilitas pendidikan yang baik merupakan faktor penting dalam membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing.
“Dengan sarana pendidikan yang baik, proses belajar bisa berlangsung lancar dan menghasilkan SDM unggul,” tegasnya.
Nafsiah mengungkapkan, keluhan terkait minimnya fasilitas sekolah kerap disampaikan masyarakat kepada para anggota dewan saat melaksanakan reses di daerah pemilihan masing-masing.
“Setiap reses, aspirasi mengenai sekolah yang kurang layak menjadi salah satu yang paling sering kami dengar,” tuturnya.
Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki sekaligus menambah fasilitas pendidikan di daerah terpencil, sehingga pemerataan akses pendidikan dapat terwujud lebih cepat.
“Harapan kami, pemerintah bisa fokus menindaklanjuti aspirasi ini agar kualitas pendidikan di pelosok meningkat,” ucapnya.
Penuntasan persoalan tersebut, lanjutnya, menjadi strategi percepatan pembangunan SDM di Kalteng.
“Kami sudah menyampaikan laporan hasil reses, dan kami berharap perbaikan sarana pendidikan bisa menjadi langkah nyata pemerintah,” tutupnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com

