Palangka Raya, lintasberita1.com – Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid menilai keberadaan pasar Ramadan disetiap daerah mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Keberadaan pasar Ramadan sebenarnya tidak hanya bisa dimanfaatkan sebagai pasar yang menjual aneka ragam kuliner saja, tapi juga dapat dimaksimalkan untuk menjual berbagai produk kerajinan bernuansa islami.
“Pelaku UMKM seharusnya dapat memaksimalkan pasar Ramadan tidak hanya menjual kuliner saja, tapi juga produk kerajinan bernuansa islami. Karena memang tujuan dari pasar Ramadan ini dalam rangka meningkatkan perekonomian pelaku UMKM,” ujarnya, Senin, 18 April 2022.
Disebutkannya bahwa, dirinya sangat mendukung kebijakan pemerintah yang telah membuka kembali pasar Ramadan setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 khususnya di Kalteng yang sudah mukai melandai. Akan tetapi, protokol kesehatan tetap menjadi hal utama yang diharus diperhatikan.
Dia mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk lebih inovatif dan memberi edukasi kepada pedagang serta pelaku UMKM tentang peluang potensi apa saja yang dapat dijalankan untuk meningkatkan perekonomian saat ini.
Hal yang terpenting juga dapat dilakukan saat ini yaitu kebijakan pengendalian harga sembako di pasaran. Pasalnya, apabila harga sembako stabil tentu akan membantu meringankan beban pelaku kuliner dalam membeli bahan untuk mengolah jajanan yang akan dijual kembali.
“Pengendalian harga sangat penting perlu dilakukan oleh instansi terkait, dalam hal ini dinas perdagangan. Kami berharap agar harga bahan pokok bisa terus di pantau, jangan sampai ada lonjakan harga yang signifikan,” imbuhnya.
www.lintasberita1.com *#TIM#*

