Palangka Raya, lintasberita1.com – Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering mengingatkan kepada pihak penyelenggara pemilukada tahun 2024 khususnya yang menerima hibah seperti KPU dan Bawaslu supaya menyimpan dana cadangan di bank milik daerah.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) pembentukan dana cadangan daerah untuk pembiayaan penyelengaran pemilukada 2024 ini menekankan bahwa terkait itu, nantinya akan dituangkan dalam MoU yakni dalam nota persetujuan hibah daerah (NPAD) agar penempatan di bank daerah atau Bank Kalteng.

“Kami sarankan agar nantinya dana hibah atau dana cadangan pemilukada tahun 2024 disimpan di bank daerah atau Bank Kalteng. Karena semua pihak juga berkewajiban untuk membantu bank daerah, agar terus berkembang dalam pelayanan,” ucapnya, Senin, 25 April 2022.

Dijelaskannya, pertimbangan lain kenapa harus disimpan di Bank Kalteng, sebab Bank Kalteng juga sudah tersebar secara merata di seluruh kabupaten dan kota, sehingga dana tersebut nantinya bisa lebih mudah dan cepat ketika akan digunakan pada saat pelaksanaan Pemilukada 2024.

Dia mengungkapkan, berdasar hasil rapat kerja dengan pihak-pihak terkait sebelumnya telah disetujui atau disepakati besaran dana Pemilukada tahun 2024 yakni sebesar Rp 180 miliar, yang mana dana itu nantinya akan dicicil selama 2 tahun.