Palangka Raya – www.lintasberita1.com -Ketua Komisi I DPRD Kalteng Freddy Ering menegaskan penyelenggaraan di Palangkaraya yang menghabiskan anggaran puluhan miliar, namun tidak diikuti atlet lokal.
Freddy menilai kejuaraan dunia yang sudah tiga kali digelar di Palangkaraya itu seharusnya mampu menarik minat atlet dari negara lain.
“Kalau hanya menjadi ajang atlet internasional, rasanya kejuaraan ini tidak ada artinya,” katanya. Freddy berharap, ke depannya atlet Kalteng berkesempatan mengikuti ajang UCI MTB.
Ketua Harian ISSI Kalteng Rahmat Hamka berharap atlet Kalteng bisa mengikuti kejuaraan internasional seperti UCI MTB.
“Saat ini atlet kita berkesempatan berlatih di Yogyakarta untuk persiapan PON di Aceh,” kata Rahmat kepada awak media seusai kegiatan UCI MTB 2024, Minggu (19/5/2024).
Lebih lanjut, Rahmat mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tengah menggodok pembangunan sirkuit baru untuk latihan atlet di Kalimantan Tengah.
“Pemerintah berencana membangun sirkuit di Sapporo, Palangkaraya, yang juga akan menjadi hub untuk cabang olahraga seperti balap sepeda, motocross, dan lain-lain,” lanjut Rahmat. Rencana yang telah disusun tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi atlet-atlet Kalimantan Tengah untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan internasional.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah sekaligus Ketua ISSI Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, menyampaikan harapannya agar ajang UCI MTB 2024 dapat kembali digelar di Palangkaraya.
“Ini tentu hal yang luar biasa, dan mudah-mudahan ke depannya tetap dapat dipercaya,” kata Sugianto Sabran.
Meski tidak ada atlet dari Kalimantan Tengah, warga Palangkaraya tetap antusias menyaksikan UCI MTB 2024, berkat partisipasi atlet-atlet muda Indonesia. Meski belum mencapai potensi penuh, delapan atlet yang mewakili Indonesia di ajang UCI MTB ini terus bersemangat untuk terus meningkatkan kemampuan.
Lochlan Brown, pesepeda asal Selandia Baru, menjadi atlet yang berhasil meraih juara pertama di kategori elite putra pada ajang UCI MTB 2024.
Di kategori elite putri, juara pertama diraih oleh atlet asal Belanda Didi De Vries. *#TIM#* www.lintasberita1.com

