Kemudian, bantuan di bidang tanaman hortikultura melalui dana hibah. Diantaranya bibit tanaman kelengkeng seluas 20 hektar senilai Rp350.000.000, sarana produksi pertanian senilai Rp170.000.000, bibit jahe lima ton untuk lima hektar senilai Rp18.250.000, input produksi senilai Rp. 30.000.000, bibit tanaman cabai seluas 20 hektar senilai Rp. 220.000.000, input produksi mulsa 200 gulung senilai Rp. 165.000.000, dan 2.000 sachet pupuk Humatpro senilai Rp. 40.000.000. Selain itu, diberikan bantuan hibah untuk sektor PSP antara lain 25 unit traktor roda dua dan alat pertanian (Alsintan) senilai Rp962.500.000, serta satu paket Jalan Usaha Tani (JUT) senilai Rp197.217.500.
Sementara itu, Wakil Gubernur Edy Pratowo mengatakan momentum HSP ini merupakan pengingat bagi masyarakat Indonesia akan sejarah kolaborasi berbagai generasi muda yang efektif menumbuhkan rasa patriotisme.
Selain itu juga sekaligus memantapkan visi nasional Sumpah Pemuda Tahun 1928, yaitu Tanah Air Indonesia yang satu, darah bangsa Indonesia yang satu, dan bahasa Indonesia yang bersatu. “Ini menciptakan komitmen nasional untuk mendukungnya,” katanya. .
Selain itu, peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) Tahun 2023 mengusung tema Bersama Indonesia Maju. Maksud dari tema ini adalah untuk menumbuhkan semangat kolaborasi seluruh elemen bangsa demi memajukan Indonesia. Hal tersebut dicapai dengan memperkuat upaya kolektif melalui serangkaian acara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023, dengan tujuan untuk membina generasi muda yang maju dan meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). Kolaborasi akan didorong lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

