“Dalam workshop ini, para peserta diajak untuk memahami bagaimana judi online dapat merusak kehidupan seseorang, baik dari segi finansial, sosial, maupun psikologis. Selain itu, para narasumber juga memberikan tips dan trik untuk mencegah dan mengatasi kecanduan judi online,” ujarnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Psikolog yang menjadi narasumber pada workshop tersebut, Rensi menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah dan mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui BPSDM Kalteng yang menginisiasi kegiatan ini, guna membangun kesadaran dan upaya pencegahan dari bahaya judi online.

“Ketika seseorang kecanduan judi online, akan sangat mempengaruhi produktifitasnya dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari,” tukasnya.

Turut hadir narasumber lainnya yaitu dari Polda Kalteng, Diskominfosantik Prov. Kalteng, dan DP3APPKB Prov. Kalteng. Hadir pula Widyaiswara, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional lingkup BPSDM Prov. Kalteng, serta peserta workshop perwakilan ASN se-Kalteng.

www.lintasberita1.com *#TIM#* (MMC)