“Kabupaten/Kota wajib memasukkan Visi dan Misi Rencana RPJPD Tahun 2025-2045 serta indikator-indikator kunci nasional dan provinsi ke dalam Visi dan Misi Kabupaten/Kota dalam Rencana RPJPD Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Kabupaten/Kota Tahun 2025-2045. dapat disejajarkan dengan kata “maju” dan “berkelanjutan”. Visi dan Misi RPJPD “Mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan Karten Tangu 2045,” harap Leonard.
Lebih lanjut, Leonard menyatakan, kemajuan Kalimantan Tengah dan Kabupaten/Kotanya antara tahun 2025 hingga 2045 harus sejalan dengan tujuan yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) tahun 2025-2045 yang dikenal dengan “Indonesia Emas 2045”. Rencana ini bertujuan untuk mencapai kedaulatan, kemajuan, dan keberlanjutan Indonesia sebagai negara kepulauan. Selain itu, RPJPD Ranwal Provinsi Kalimantan Tengah pada periode yang sama juga mencita-citakan Kalimantan Tengah yang berketahanan, bermartabat, progresif, dan berkelanjutan.
Leonard menyatakan, Pemprov Kalteng berupaya mewujudkan cita-cita masyarakat Provinsi Kalteng menjadi Provinsi Tangguh pada tahun 2045. Konsep Provinsi Tangguh tertuang dalam semboyan Mamut Menteng yang melambangkan keberanian dan keteguhan hati yang tak tergoyahkan.
Mengakhiri sambutannya, Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalteng memberikan informasi terkait pembagian Kawasan Pengembangan Kalteng menjadi tiga zona. Zona-zona tersebut dikenal dengan Zona Timur, Zona Tengah, dan Zona Barat. Dalam RPJPD Kalimantan Tengah tahun 2025-2045, zona-zona tersebut dikembangkan lebih lanjut menjadi enam klaster. Klaster tersebut antara lain klaster PKW Pangkalan Bun (terdiri dari Kabupaten Kobar, Sukamara, dan Lamandau), klaster PKW Sampit (terdiri dari Kotim dan Seruyan), klaster PKW Palangka Raya (termasuk kota Palangka Raya, Gunung Mas, dan Katingan), klaster PKW Palangka Raya (terdiri dari Kota Palangka Raya, Gunung Mas, dan Katingan). Klaster PKW Kapuas (terdiri dari Kapuas dan Pulang Pisau), klaster PKW Buntok (terdiri dari Barsel dan Bartim), dan klaster PKW Muara Teweh (termasuk Murung Raya dan Barito Utara).

