Dalam desk indikator makro, Loenard S. Ampung menyatakan telah tercapai kesepakatan mengenai Sasaran Indikator Makro yang meliputi: PDRB per kapita sebesar 82,4 juta per kapita, angka kemiskinan sebesar 4,11-4,61%, rasio Gini sebesar 0,311-0,315, tingkat pertumbuhan ekonomi 5,6%, dan tingkat pengangguran terbuka 3,51-3,91%.
Desk Regional melanjutkan pembahasan 20 usulan Provinsi Kalimantan Tengah pada keesokan harinya, Selasa, 27 Februari 2024. Dari usulan tersebut, 11 usulan direkomendasikan, 8 usulan ditindaklanjuti, dan 1 usulan ditolak.
Leonard menyatakan, Pemprov Kalteng tengah fokus mengembangkan kawasan industri dan food estate, seperti Pulang Pisau, Kapuas, dan Kotawaringin Timur, dalam rangka transisi kawasan penghasil sumber daya alam menuju ekonomi hijau.
Leonard menyertakan beberapa usulan rekomendasi dari Provinsi Kalimantan Tengah yang kemudian dibahas lebih lanjut dan mendukung hilirisasi dan penetapan Kalimantan Tengah sebagai lumbung pangan nasional melalui inisiatif Food Estate.
Selain itu, Kepala Bappedalitbang Provinsi juga didampingi oleh berbagai pejabat antara lain Kepala Badan Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah Luqman Alhakim, Kepala Dinas Prasarana dan Wilayah Yohanna Endang, Kepala Bidang Perekonomian Sumber Daya Alam dan Kerjasama Yoyo, Kepala Bappedalitbang Provinsi. Bidang Sosial dan Budaya, Chandra F.A., dan JFT. *#TIM#* www.lintasberita1.com

