Di akhir sambutannya, Leonard menyampaikan bahwa adanya peningkatan APBD Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 50% Pada Tahun 2023 dibandingkan APBD Pada Tahun 2015. Guna Mendukung dan Meningkatkan APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait sumber-sumber alternatif pembiayaan daerah yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi antara lain: Peningkatan dan Pengoptimalan Kawasan Unggulan dan Kawasan Strategis Terpadu (1 Desa 1 Kawasan Unggulan dan Strategis Terpadu); Peningkatan Sektor Industri Pengolahan, transportasi pergudangan, perdagangan besar dan eceran; Pengembangan Pariwisata dan Pengembangan Insfrastruktur, Jalan, Jembatan, Pengembangan Energi Listrik dan; Kabupaten Pesisir agar menyiapkan Kajian singkat dan Detail Engineering Design (DED) Pembangunan Shrimp Estate; Hilirisasi Industri Produk Unggulan; serta prioritas di Kabupaten Pulang Pisau lainnya.

“Diinformasikan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi Kalimantan Tengah direncanakan dilaksanakan pada hari Kamis, 18 April 2024 dan Musrenbang RPJPD Tanggal 17 April 2024, diharapkan dengan adanya pelaksanaan ini seluruh pemangku kepentingan dapat menyampaikan aspirasinya untuk mewujudkan Kalteng Makin BERKAH,” kata Leonard.

Pada kesempatan yang sama, Pj. Bupati Pulang Pisau Hj. Nunu Andriani dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa setiap proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan memerlukan koordinasi antar instansi pemerintah dan partisipasi seluruh pelaku pembangunan (stakeholders) untuk mencapai tujuan pembangunan daerah seperti yang direncanakan, tentunya dengan melalui beberapa proses tahapan yaitu mulai dari pelaksanaan musrenbang tingkat desa/kelurahan, musrenbang tingkat kecamatan, pelaksanaan forum perangkat daerah, hingga pelaksanaan musrenbang tingkat kabupaten sebagaimana yang dilaksanakan pada hari ini.