“Data ketercapaian program kegiatan harus benar-benar dianalisis dengan benar tingkat ketercapaiannya, untuk diketahui program yang sudah berhasil dan yang belum berhasil untuk masukan RPJMD tahun 2025-2029 dan menyusun RENSTRA bagi perangkat daerah, serta untuk masukan bagi penyusunan RKPD Tahun 2026. Kabupaten/Kota juga harus melakukan hal yang sama, dan mendukung capaian indikator provinsi dalam rangka kita bersama sama mendukung indikator nasional,” jelasnya.

 

Di akhir sambutannya, Kepala Bappedalitbang memberikan catatan penting, agar saat melaksanakan rapat pembahasan data capaian rencana pembangunan daerah pada sesi Desk Provinsi dan Desk Kabupaten/Kota, agar memberi perhatian pada beberapa program pembangunan, yaitu capaian terkait stunting, kemiskinan, kemiskinan ekstrim, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perkebunan, pertanian, perikanan, dan perekonomian arti luas, serta perkembangan program nasional di Kalimantan Tengah Food Estate.

“Pada Triwulan sebelumnya di tahun 2024 ini, banyak capaian kinerja daerah yang belum tercapai, penyerapan anggaran juga rendah, ini perlu diketahui kendala permasalahan dan penyebabnya, agar pada perencanaan dan pelaksanaan berikutnya bisa lebih optimal pencapaian target-targetnya,” pungkas Leonard.