Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Kalimantan Tengah melakukan Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Daerah (RKPD) Tahun 2025 dan menyelaraskannya dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Jangka Panjang Daerah Tahun 2025-2045. Rencana Pembangunan (RPJPD). Kegiatan ini berlangsung di Aula Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah pada Rabu (7/2/2024).

Rancangan Awal RKPD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 disusun dengan tujuan untuk mendorong koordinasi perencanaan pembangunan antara Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pendekatan terpadu yang memadukan perencanaan dan penganggaran ini dimaksudkan untuk memudahkan pencapaian tujuan prioritas Provinsi dan pelaksanaan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.12.5-1317 Tahun 2023 .

Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung menekankan pentingnya sinkronisasi, sinergi, dan harmonisasi antar sektor dan daerah dalam proses pembangunan. Ia menyatakan, hal ini penting untuk melayani kepentingan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan. Hal ini harus dimulai dengan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan yang mencakup harmonisasi, sinergi, dan sinkronisasi antara dokumen perencanaan jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan, serta antar tingkat pemerintahan.

Leonard menyatakan, rancangan awal RKPD Provinsi Kalteng Tahun 2025 mengusulkan tema atau agenda pembangunan “Penguatan Pembangunan Melalui Pemerataan dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Menuju Kalimantan Tengah Unggul dan Bermartabat,” sesuai dengan Visi, Misi, dan arah kebijakan pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021-2026 Tahun 2025.

Ia menyatakan, Pemprov Kalteng tengah menjaring aspirasi warga Provinsi tersebut. Kalimantan Tengah meraih status Provinsi Tangguh pada tahun 2045 melalui penerapan RPJPD 2025-2045. Konsep Provinsi Tangguh diwujudkan dalam semboyan Mamut Menteng yang melambangkan keberanian dan kegigihan.

Ditambahkannya, Tema Pembangunan dalam Rancangan Awal RPJPD Kalteng Tahun 2025-2045 masing-masing periode adalah sebagai berikut: periode I 2025-2029 fokus pada Kebangkitan, periode II 2030-2034 fokus pada Kemajuan, periode III 2035-2039 difokuskan pada Arahan, dan periode IV 2040-2045 difokuskan pada Pembangunan Berkelanjutan.

Selain itu, Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah juga telah menyatakan bahwa tujuan utama visi RPJPD periode 2025-2045, setelah diselaraskan dengan sasaran visi RPJPN, antara lain adalah peningkatan pendapatan per kapita, pengentasan kemiskinan dan kesenjangan, peningkatan daya saing sumber daya manusia, penguatan kepemimpinan dan kapasitas daerah, serta mitigasi emisi gas rumah kaca menuju pencapaian emisi nol bersih.

Mengakhiri sambutannya, Leonard menekankan pentingnya penyusunan RPJPD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025-2045 sebagai dokumen perencanaan pembangunan daerah dua puluh tahun ke depan. Beliau juga menyampaikan kepada Kementerian/Lembaga terkait bahwa mereka mempunyai kesempatan untuk memberikan masukan terhadap rancangan awal RPJPD Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025-2045 pada tahap konsultasi rancangan awal.

Leonard menyimpulkan, Archipelago Economic Superhub menjadi tema pengembangan wilayah Kalimantan, sedangkan tema yang dipilih untuk Kalteng adalah Lumbung Pangan Nasional dan Pusat Konservasi Internasional.

Turut hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini adalah Rendy Jaya Laksamana, Pakar Analis Kebijakan Partisipasi Masyarakat dan Informasi Pembangunan Daerah Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, serta jajaran pimpinan. dan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dan Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, serta Bappeda Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. *#TIM#* www.lintasberita1.com