Palangka Raya. lintasberita1.com – Produksi perikanan budidaya Kalimantan Tengah meningkat dari tahun 2016 sampai dengan 2020. Peningkatan produksi perikanan budidaya rerata sebesar 11,53%/tahun. Hasil produksi juga dipengaruhi dari adanya pengalaman pembudidaya yang baik.

Kendala yang pasti pernah ditemui pembudidaya ialah serangan penyakit ikan. Salah satu upaya pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Prov. Kalteng dalam pengendalian dan pencegahan wabah penyakit adalah dengan pembentukan tim satgas.

Dislutkan Prov. Kalteng mengadakan Forum Penyusunan Tim Satgas Pengendalian Penyakit Ikan Tingkat Provinsi di Aula Dislutkan Kalteng secara daring (Zoom Meeting) pada Selasa (16/11/2021). Forum ini dihadiri oleh Direktorat KKI, Kepala BKIPM Palangka Raya, Akademisi, tim ahli, serta tim teknis.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Kadislutkan) H. Darliansjah mengatakan, “Hal utama dalam budidaya itu adalah produksi, jadi bagaimana cara agar produksi terus meningkat harus kita usahakan. Dan salah satu kendala yang pasti ada dalam budidaya perikanan pastinya penyakit ikan. Maka dari itu dibentuknya tim satgas pengendalian penyakit ikan ini merupakan langkah perencanaan penanganan yang harus segera kita bentuk dan gerakkan.”

Penyusunan tim satgas ini berdasarkan Permen KP No. 13 Tahun 2021 tentang Tindakan Tanggap Darurat Pengendalian Penyakit Ikan dan Surat Kadislutkan No. B3.1/986/XI/DKP. Keanggotaan dari tim satgas berdasarkan kewenangan, tugas pokok dan fungsi (Tusi), keahlian, dan kompetensi.