Kotawaringin Timur, lintasberita1.com – Berlokasi di Taman Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Jumat (22 April 2022), Kementan bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kotim dan Kodim Sampit 1015 menyandang Gelar Pangan Murah (GPM). Acara pembukaan berlangsung dengan dihadiri oleh Direktur Perbenihan, Kepala Prov. Kalimantan Tengah, Bupati dan Wakil Bupati Kotim, DPRD Kotim, Dandim 1015, Kajari Kotim, Kepala Dinas PN Kotim, Kepala Dinas Pertanian Kotim, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kotim, Kepala Dinas Bulog de Sampit, perwakilan PT.Musim Mas dan tokoh masyarakat. Sebelum GPM, pemeriksaan pasar dilakukan untuk memantau ketersediaan dan harga secara langsung. Dalam acara pembukaan tersebut, Bupati Raja Kotim H. Halikinnor mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian dan berharap kegiatan seperti ini dapat terulang kembali di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Perbenihan Hortikultura Inti Pertiwi menyampaikan, “Gelaran ini merupakan perintah Menteri Pertanian untuk memperluas jangkauan masyarakat terhadap bahan pangan pokok yang murah dan berkualitas. Gelar Pangan Murah ini juga sebagai upaya Kementan membantu perekonomian rakyat”.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng Hj. Sunarti dalam laporannya menyampaikan bahwa GPM ini dilaksanakan untuk memberikan akses konsumen ke produsen sehingga mendapat produk berkualitas dengan harga yang lebih murah. Komoditi pangan yang disediakan berupa minyak goreng curah, minyak goreng kemasan, gula pasir, beras, cabai, bawang merah, bawang putih, telur ayam, daging ayam beku, jambu kristal dan jeruk sunkis.

GPM ini dalam penyelenggaraannya bekerja sama dengan TTIC Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng, produsen minyak goreng, distributor, peternak dan petani/poktan. Warga Sampit sangat antusias menyambut kegiatan GPM ini.

Berdasarkan pantauan Tim Direktorat Perbenihan Hortikultura dan Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng kepada pelaku pasar termasuk pedagang besar, distributor eceran, dan gudang BULOG di bulan Ramadan hingga memasuki Lebaran, didapati kondisi ketersediaan dan stok pangan cenderung aman. Ketersediaan yang cukup juga ditunjukkan dengan berlimpahnya stok bahan pangan pokok dalam gudang distributor maupun di pedagang.

Sejumlah pedagang dan distributor secara optimis menyatakan bahwa selama Ramadan sampai nanti menjelang Lebaran, pasokan untuk bahan pangan pokok akan tetap aman karena pasokan dilakukan secara rutin, yang waktunya tergantung jenis komoditasnya.

www.lintasberita1.com *#TIM#* (MMC)