“Adat sebagai kebiasaan yang turun-temurun perlu ditata dan dikembangkan. Sebab, adat berkaitan dengan hidup dan kehidupan manusia. Sebagaimana manusia, adat juga selalu berubah. Adat berkembang sesuai dengan perubahan zaman. Dalam perubahan zaman yang sangat cepat seperti sekarang ini, kita harus hati-hati menjaga dan mengembangkan adat, untuk itu kami TNI selaku aparat keamanan siap setiap saat dalam menjaga serta melestarikan kebudayaan daerah ,” pungkasnya.

“Kami juga berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya dan pelaksanaannya dapat lebih baik lagi ke depannya. Semoga event ini juga dapat membawa pengaruh positif terhadap meningkatnya kunjungan wisatawan baik wisatawan dalam Negeri maupun wisatawan mancanegara ke PPU,” lanjutnya.
Di ketahui kegiatan Nondoi nantinya akan dilaksanakan selama 9 hari. Selama itu juga diadakan beberapa kegiatan seperti perlombaan festival, Pameran dan UKM, Pentas Seni Budaya, Lenggang Ronggeng Benuo Taka, Sadar Wisata serta Senam Ronggeng Massal. Www.lintasberita1.com, #PERDI# (Sumber: Penrem 091/ASN)

