Palangka Raya. lintasberita1.com – Fakultas Hukum (FH) Universitas Palangka Raya (UPR) masuk dalam 21 Universitas yang lolos dalam kegiatan ilmiah Festival Kreatif APU PPT dengan tema Kompetisi Debat Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2022.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Indonesia.

Hal ini disampaikan Rektor UPR Dr Andrie Elia SE.M.Si melalui Dekan Fakultas Hukum Dr Suryansah yang dimana tiga mahasiswa Fakultas Hukum (FH) yang mewakili UPR dalam ajang ini yakni Audina, Esther Evelyn Margareta dan Rizal Nurdin. Mereka didampingi dosen Dr Kiki Kristanto SH MH. Kita akan terus dukung mereka, sehingga mencapai prestasi juara pertama.

Sedangkan Kristianto menjelaskan awalnya Fakultas Hukum UPR mendapat undangan dari PPATK, tentang diselenggarakannya festival kreatif ilmiah dengan peserta seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.

“Kegiatan ini dengan peserta dari seluruh Perguruan tinggi se-Indonesia. Selama tujuh hari kita memproses sejak undangan kita terima. Dari UPR ada tiga mahasiswa FH angkatan 2020 bekerja dalam tim dan pak Dekan mempercayakan saya sebagai dosen pembimbing,” katanya.

Selama tujuh hari lanjutnya tim mencari bahan sesuai dengan topik yang telah di tetapkan pelaksana yakni Efektifitas Pelaksanaan Parallel Investigation pada penanganan Perkara TPPU yang berasal dari Tindak Pidana Kehutanan dan Lingkungan Hidup.