Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Rangkaian kegiatan Kalteng Expo 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah resmi berakhir pada Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di GOR Indoor Serbaguna Tjilik Riwut Km 5, Palangka Raya.

Selama tujuh hari pelaksanaan sejak 17 Mei 2026, Kalteng Expo sukses menjadi pusat promosi pembangunan daerah, pemberdayaan UMKM, pelestarian budaya, hingga penguatan iklim investasi di Kalimantan Tengah.

Kegiatan yang dibuka bersamaan dengan pembukaan Festival Budaya Isen Mulang 2026 tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ribuan pengunjung memadati area expo setiap harinya untuk menyaksikan berbagai pameran produk unggulan, pertunjukan budaya, layanan publik, hingga peluang investasi yang ditawarkan oleh kabupaten/kota dan instansi pemerintah.

(Baca Juga: Plt. Kadisdik Kalteng Berikan Motivasi kepada Siswa-Siswi SMAN 1 Pangkalan Bun)

Beragam stan menampilkan potensi daerah terbaik, mulai dari sektor perkebunan, pertanian, industri kreatif, kerajinan tangan tradisional, kuliner khas daerah, hingga produk-produk UMKM unggulan. Kalteng Expo 2026 dinilai menjadi ajang strategis dalam memperkenalkan potensi ekonomi Kalimantan Tengah kepada investor dan pelaku usaha.

Salah satu stan yang menjadi perhatian pengunjung adalah stan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Selama kegiatan berlangsung, DPMPTSP Prov. Kalteng aktif memberikan berbagai layanan informasi dan konsultasi terkait investasi serta kemudahan perizinan usaha kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Kepala DPMPTSP Prov. Kalteng, Sutoyo, mengatakan partisipasi dalam Kalteng Expo 2026 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam mewujudkan iklim investasi yang kondusif dan pelayanan prima.

“Kalteng Expo menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi investasi Kalimantan Tengah secara lebih luas. Melalui stan DPMPTSP Prov. Kalteng, kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir memberikan pelayanan prima yang santun kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kemudahan berusaha. Hal ini selaras dengan visi misi Gubernur Kalimantan Tengah, yakni Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera,” ujar Sutoyo.

Selama expo berlangsung, pengunjung dapat memanfaatkan berbagai layanan secara langsung di stan DPMPTSP Prov. Kalteng, di antaranya layanan pendampingan OSS-RBA (Online Single Submission Risk Based Approach), konsultasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), serta informasi mengenai peluang investasi potensial di berbagai sektor unggulan daerah.

Tidak hanya menghadirkan pelayanan administrasi, DPMPTSP Prov. Kalteng juga menampilkan produk UMKM binaan hasil kemitraan perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Produk-produk tersebut mendapat perhatian besar dari pengunjung karena memiliki kualitas yang baik dan berpotensi menembus pasar yang lebih luas.

Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya legalitas usaha dan investasi yang taat aturan, DPMPTSP Prov. Kalteng juga sukses menggelar siniar atau podcast bertajuk “Investasi Taat, Usaha Hebat”. Kegiatan edukatif ini menghadirkan diskusi interaktif seputar investasi, kemudahan perizinan, serta pentingnya legalitas usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Selain layanan investasi dan edukasi usaha, stan DPMPTSP Prov. Kalteng turut menghadirkan aktivitas interaktif dan hiburan budaya yang menarik perhatian masyarakat. Salah satunya adalah kegiatan manjawet galang atau anyaman gelang tradisional khas Kalimantan Tengah yang memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung untuk mengenal budaya lokal.

Suasana stan semakin meriah dengan adanya pembagian doorprize serta interaksi langsung bersama masyarakat. Tingginya jumlah pengunjung selama pelaksanaan expo menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap pelayanan publik yang lebih dekat, informatif, dan inovatif.

Menurut Sutoyo, keberhasilan pelaksanaan Kalteng Expo 2026 menjadi bukti bahwa Kalimantan Tengah memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai daerah tujuan investasi di Indonesia. Dukungan sumber daya alam, potensi ekonomi daerah, pengembangan infrastruktur, serta komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan berusaha menjadi daya tarik tersendiri bagi investor.

“Kami berharap melalui kegiatan ini semakin banyak investor yang tertarik menanamkan modalnya di Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com