Selain bencana Banjir, Toyib juga menambahkan bahwa telah terjadi bencana Tanah Longsor yang telah mengakibatkan korban jiwa.
“Perlu kami sampaikan bahwa bencana Tanah Longsor terjadi di Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Pulang Pisau. Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Gunung menewaskan dua orang korban yang terjebak, dan belum ditemukan. Sedangkan di Kabupaten Pulang Pisau tidak ada korban jiwa,” ucapnya Toyib.
Di tempat yang sama, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran mengatakan bahwa, Rapat Koordinasi ini sebagai salah satu langkah yang diambil untuk menemukan solusi pada persoalan yang terjadi saat ini.
H. Sugianto Sabran, menghimbau kepada seluruh Pj. Bupati untuk segera bergerak mengambil langkah – langkah cepat dan responsif dalam menangani dampak bencana banjir.
“Segera bantu masyarakat yang terdampak banjir. Gunakan APBD Kab/Kota dan libatkan unsur Forkopimda,” tegasnya.
Orang Nomor satu di Kalteng tersebut, memastikan bahwa semua masyarakat yang terdampak bencana Banjir untuk mendapatkan bantuan sebagaimana mestinya.
Gubernur juga mengimbau kepada seluruh instansi untuk memperhatikan Peringatan Dini yang dikeluarkan oleh BMKG, untuk disebarluaskan kepada masyarakat.
“Sebagaimana imbauan dari BMKG, bahwa musim hujan kali ini, diiringi dengan adanya fenomena La Nina Lemah yang berpotensi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti Bencana Tanah Longsor, Banjir, Angin Kencang dan Anging Puting Beliung,” pungkasnya.

