Pulang Pisau – www.lintasberita1.com – Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) sangat mendukung pengembangan peternakan secara ekstensif. Tujuan pengembangan ini adalah untuk meningkatkan populasi ternak pada suatu lokasi atau wilayah tertentu, menyediakan sumber pangan nabati, meningkatkan jumlah rumah tangga peternak, serta memanfaatkan dan mengembangkan sumber daya genetik ternak lokal dan/atau persilangan. Informasi tersebut disampaikan Sunarti, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah yang didampingi Muhajirin Akbar, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), saat pembagian Peranakan Etawa (PE) kambing di Kabupaten Pulang Pisau pada Rabu (8/11/2023).

Pemprov memberikan bantuan peternakan yang langsung diberikan kepada Godfridson, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, serta Ibrahim, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Tengah. Secara simbolis, Kepala Dinas Pertanian Pulang Pisau juga segera menyerahkan bantuan ternak tersebut kepada Ahmad Utomo, perwakilan kelompok peternak. Ahmad Utomo adalah Ketua Kelompok Usaha Bersama yang berlokasi di Desa Purwodadi, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau.

Sunarti menyatakan, pada tahun anggaran 2023, Kabupaten Pulang Pisau akan menerima penyaluran 900 ekor kambing PE dari Provinsi Kalimantan Tengah. Penyaluran ini diperuntukkan bagi 18 kelompok peternak ternak dalam mendukung Program Gubernur H. Sugianto Sabran yang dikenal dengan Kalteng Lebih BERKAH.

Kelompok peternak ternak di Kabupaten Pulang Pisau mendapat bantuan dalam rangka mengembangkan dan memelihara ternaknya seefektif mungkin, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para pelaku yang terlibat. Pemateri memaparkan harapannya agar Kabupaten Pulang Pisau dapat menjadi hub peternakan kambing di masa depan.

Selain itu Ketua Kelompok Peternak harus bertanggung jawab penuh terhadap kambing PE yang diterima dan bekerjasama dengan seluruh anggota kelompok dalam merawat dan memelihara kambing PE yang diterima. Mereka juga harus rutin berkonsultasi dengan petugas peternakan jika terjadi masalah, seperti sakit atau keadaan tidak terduga lainnya,” jelasnya lebih lanjut.

Selain itu, Sunarti berharap kelompok peternak yang beruntung tahun ini dapat menjadi “virus positif” bagi kelompok peternak lainnya di Kabupaten Pulang Pisau, sehingga mendorong mereka untuk menggeluti peternakan kambing sebagai salah satu cara memanfaatkan sumber daya alam dalam rutinitas sehari-hari.

Sementara itu, Muhajirin Akbar, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, menyebutkan kambing yang dibagikan merupakan jenis kambing yang mudah beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan iklim Kalimantan Tengah, khususnya di wilayah Pulang. Kabupaten Pisau.

Hal ini semakin didukung dengan informasi yang disampaikan oleh Togar S. Parulian, Pengawas Peternakan dan Ahli Madya Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah. Ia memastikan, kambing PE yang diterima kelompok peternak ternak dalam keadaan sehat, tidak ada cacat, dan memenuhi spesifikasi yang dituangkan dalam kontrak atau perjanjian kerja dengan pihak ketiga. Kambing ini dinilai layak untuk didistribusikan dan diterima oleh Kelompok Peternakan. *#TIM#* www.lintasberita1.com