
Pemprov Kalteng sedang berupaya memperluas kapasitas penyimpanan dan kapasitas jaringan agar bisa mengembangkan lebih banyak aplikasi internal. Ia juga berusaha membuat proses bisnisnya lebih efisien sehingga dapat memberikan layanan administrasi publik yang lebih baik. Terakhir, pemerintah berupaya mengembangkan aplikasi khusus untuk membantu pelaksanaan layanan SPBE. Aplikasi ini harus dapat memenuhi persyaratan indeks pelayanan SPBE level empat yang artinya harus dapat berintegrasi dengan sistem informasi lain baik yang dikelola oleh Pemprov Kalteng maupun yang dikelola oleh kementerian lain.
Nine adalah perusahaan yang mengembangkan platform integrasi aplikasi (AIP). Mereka memastikan bahwa semua operasi organisasi mereka diimplementasikan menggunakan AIP. Mereka juga melakukan analisis keamanan untuk memastikan bahwa AIP aman digunakan.
Ada beberapa kendala yang dihadapi SPBE, seperti kurangnya infrastruktur telekomunikasi di beberapa daerah, kurangnya personel yang mahir dalam menggunakan teknologi untuk membantu SPBE, dan kurangnya dana yang dikeluarkan untuk infrastruktur, aplikasi, dan layanan yang terkait dengan SPBE. SPBE.

