“Dalam Inpres Nomor 1 tahun 2022, salah satu instruksi Presiden kepada Gubernur dan Bupati/Walikota adalah mendorong target RPJMN. Target tersebut yaitu 98% penduduk Indonesia terlindungi kesehatannya melalui Program JKN-KIS pada tahun 2024, dengan mengalokasikan anggaran dan pembayaran iuran serta bantuan iuran penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah maka RPJMN tersebut akan dapat tercapai,” jelasnya.

Dalam memberikan layanan bagi peserta JKN-KIS di wilayah Kabupaten Barito Selatan, terdapat 17 FKTP, 1 Optik dan 1 FKRTL yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan akan terus diperluas untuk meningkatkan akses peserta dalam pelayanan kesehatan.

“Bertambahnya cakupan kepesertaan juga terus kita iringi dengan upaya peningkatan kualitas layanan, hal tersebut sesuai dengan fokus utama tahun ini untuk bisa mewujudkan transformasi mutu layanan agar kemudahan dan kepastian layanan program JKN-KIS bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Barito Selatan dapat dirasakan,” ujarnya.

Sementara Kasubag Protokol setda Barsel Olive saat dikonfirmasi via ponsel Kamis (16/3) membenarkan, jika pemerintah Kabupaten Barsel kembali menerima penghargaan UHC Awards. Penghargaan itu, diberikan  langsung oleh Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian dan di terima oleh Penjabat Bupati Barsel Lisda Arriyana di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (14/3).