Disampaikan oleh Ivo Sugianto Sabran sebagai bunda PAUD, ada 12 peran dan program kerja yang harus dilaksanakan yakni pertama, mengoptimalkan sumber dana untuk mendukung peyelenggaraan program PAUD berkualitas baik yang bersumber dari APBN, APBD, dana desa, CSR, dan/atau sumber-sumber lain yang ada di masayarakat. Kedua, mendorong peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan.

Ketiga, mendorong peningkatan konsumsi makanan sehat, bergizi dan berkualitas bagi anak usia dini. Keempat, mensosialisasikan bahaya makanan dan minuman yang mengandung MSG, narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA).

Kelima, terciptanya layanan PAUD Holistik Integratif. Keenam, memberdayakan organisasi mitra.

Ketujuh, harmonisasi kegiatan bunda PAUD. Delapan, pembuatan profil bunda PAUD.

Sembilan, pembentukkan kelompok kerja. Sepuluh, pembinaan dan pengawasan terhadap layanan PAUD berkualitas.

Sebelas kerjasama dengan berbagai lembaga dan organisasi. Terakhir, open house ramah anak (peduli anak).

“Mari Bersama-sama kita bangun PAUD di Provinsi Kalimantan Tengah menuju yang lebih baik, lebih berkualitas sehingga cita-cita Kalteng Maju, Mandiri, dan Adil untuk kesejahteraan Segenap Masyarakat menuju Kalteng Berkah dapat Bersama-sama kita wujudkan”, tambah Ivo Sugianto Sabran.

Ivo Sugianto Sabran berpesan agar pendidikan anak usia dini pada saat pandemi harus tetap dilaksanakan, karena PAUD sangat penting sebagai dasar pembentukan karakter, akhlak, daya pikir kritis dan kreatifitas anak.