
Masyarakat pun diimbau untuk tetap di rumah dan tidak keluar rumah jika memang tidak mendesak. Apabila harus keluar rumah, masyarakat diimbau mengenakan masker dan menyobek masker setelah digunakan, sebelum membuangnya ke tempat sampah, untuk menghindari masker didaur ulang oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Lakukan semua itu dengan kesadaran penuh karena kita berpotensi menjadi carrier atau pembawa Virus Corona, sayangi keluarga dan lindungi orang-orang sekitar,” Ibu Ivo Sugianto Sabran kembali mengingatkan.
“Ibu Ivo Sugianto Sabran” agar ibu-ibu dapat mengisi waktu luang saat harus terus berada di rumah, antara lain dengan melakukan budidaya tanaman dalam pot atau polybag. Ibu-ibu dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya sayuran atau tanaman obat keluarga (Toga). Aneka sayuran dan bumbu dapur seperti cabai, timun, wortel, seledri, dan selada, serta tanaman obat seperti jeruk nipis, jahe, kencur, kunyit, kapulaga, dan temulawak dapat dihasilkan oleh ibu-ibu di rumah sembari mengisi waktu luang.
“Jadi, waktu yang ada dapat digunakan oleh ibu-ibu dengan kegiatan yang bermanfaat, sekaligus membantu kesejahteraan dan kesehatan keluarga,” jelas Ibu Ivo Sugianto Sabran.
www.lintasberita1.com *# HUMAS KALTENG#*/TIM#*

