Jakarta – www.lintasberita1.com – Inspektur Daerah Provinsi Saring dari Kalimantan Tengah mengikuti acara wisuda Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BPKP Pimpinan Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) se-Indonesia. Upacara yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan Pusat (BPKP) ini berlangsung di Ballroom Hotel Fairmont Senayan, Jakarta Pusat pada Senin, 2 Desember 2024.
Inspektur Daerah Provinsi Kalteng Saring yang mengikuti Sertifikasi Wisuda Government Chief Audit Executive (CGCAE) asal Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi terhadap program sertifikasi yang diselenggarakan BPKP melalui Pusdiklatwas BPKP. Ia menyatakan, program ini sangat bermanfaat bagi APIP di daerah karena membantu meningkatkan kompetensinya di bidang Audit Internal, Tata Kelola Manajemen Risiko, Pengendalian Intern, dan penetapan kebijakan pengawasan (Jakwas).
Lebih lanjut, Saring berharap ke depan, tidak hanya pimpinan APIP yang mengikuti program sertifikasi kompetensi pengawasan. Ia berharap, para pimpinan perangkat daerah lainnya juga ikut mengikuti program ini untuk meningkatkan kompetensinya, khususnya bagi para pengelola risiko di lingkungan Pemprov Kalteng.
Kegiatan wisuda Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BPKP ini diikuti oleh 504 peserta dari berbagai Inspektorat Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah se-Indonesia. Para peserta telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan Certified Government Chief Audit Executive (CGCAE), Certified Internal Audit Executive (CIAE), Certified Risk Executive Leader (CREL), Certified Corporate Risk Manager (CCRM), Certified Government Risk Executive (CGRE), dan Bersertifikat Fraud Risk Management Professional (FRMP) dan dinyatakan kompeten.
Dalam sambutannya, Muhammad Yusuf Ateh, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), menegaskan bahwa program sertifikasi kompetensi yang dilakukan BPKP melalui Pusdiklatwas BPKP dirancang untuk meningkatkan kompetensi pimpinan APIP dan mempersiapkan mereka dalam menjalankan perannya. Program ini juga bertujuan untuk mendukung pemilihan pimpinan APIP oleh pimpinan Kementerian/Lembaga/Pemerintah daerah, sehingga mereka dapat memenuhi tanggung jawab kepemimpinan dan manajerial secara efektif, sehingga mendorong kinerja pengawasan internal yang efisien.
Dikatakannya, program sertifikasi ini dirancang untuk memenuhi persyaratan para pemimpin APIP dengan latar belakang yang beragam, memastikan bahwa mereka memperoleh pengetahuan tentang pemahaman dan evaluasi proses bisnis di lingkungannya. Hal ini akan memungkinkan mereka mengenali aspek-aspek penting dan potensi risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan unit kerja.
Selain itu, Yusuf Ateh menekankan kepada Presiden RI perlunya APIP meningkatkan pengawasan internal guna menjamin optimalnya pemantauan akuntabilitas tata kelola keuangan dan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan. Oleh karena itu, APIP Pusat dan Daerah harus hadir untuk mengawasi akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan kebijakan pemerintah.
Selain itu, Isma Yatun, Kepala BPK RI, menekankan pentingnya kolaborasi antara BPK dan APIP sebagaimana disyaratkan dalam standar pemeriksaan di INTOSAI dan The IIA. Standar-standar ini menyoroti manfaat kolaborasi antara SAI dan Auditor Internal, khususnya dalam hal meningkatkan kemampuan bersama untuk mendorong manajemen risiko yang efektif, praktik tata kelola yang baik, dan memperluas cakupan audit berdasarkan penilaian risiko yang signifikan.
Ia menambahkan, kolaborasi antara BPK dan APIP diharapkan dapat secara efektif memberikan rekomendasi, wawasan, menyelaraskan langkah kolaboratif, serta mengatasi segala kelambatan dan penundaan implementasi SDGs yang ditargetkan hingga tahun 2030.
Selain itu, turut hadir pula Inspektur I Inspektorat Daerah Provinsi, Eko Sulistiono dari Kalimantan Tengah, Inspektur Daerah Barito Timur, Inspektur Daerah Kabupaten Gunung Mas, serta dua orang Inspektur Pembantu dari Kotawaringin Barat dan seorang Inspektur Pembantu dari Kotawaringin Timur. hadir sebagai peserta Program Wisuda CGCAE. Mereka semua bersemangat untuk menjadi bagian dari hal ini. *#TIM#* www.lintasberita1.com

