Kotawaringin Timur – www.lintasberita1.com – Permasalahan infrastruktur pertanian di wilayah Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, dinilai masih membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah daerah agar aktivitas pertanian masyarakat dapat berjalan lancar.
Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Sutik, menyampaikan bahwa para petani yang ditemuinya beberapa waktu lalu mengeluhkan kondisi akses jalan dan jembatan menuju lahan pertanian yang rusak parah sehingga menyulitkan mobilitas hasil panen.
“Kalau bisa pemerintah daerah ikut menyukseskan program nasional ketahanan pangan dengan memberi dukungan infrastruktur kepada petani melalui perbaikan jalan pertanian,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).
Ia menjelaskan, hingga kini banyak petani di Samuda masih harus mengandalkan perahu kecil untuk mengangkut hasil panen melintasi sungai yang menjadi satu-satunya jalur transportasi ke lahan mereka.
“Kalau menggunakan kelotok atau perahu kecil, daya angkutnya sangat terbatas dan biayanya juga tinggi, tidak sebanding dengan nilai hasil panen padi,” tuturnya.
Sutik menambahkan bahwa meskipun badan jalan menuju lokasi pertanian sebenarnya sudah tersedia, kondisinya jauh dari layak dan memerlukan perbaikan menyeluruh.
“Memang sudah ada bantuan alat berat dan mesin penggilingan padi dari pemerintah pusat, tapi yang paling dibutuhkan sekarang adalah perbaikan jalan sepanjang sekitar 10 kilometer,” pungkasnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com

