Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Pelaksana Tugas Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, menyatakan inflasi di Kota Palangka Raya mengalami penurunan yang cukup signifikan pada Agustus 2024.
Penurunan tersebut diketahui berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Hera menyatakan inflasi pada bulan Agustus 2024 tercatat sebesar 1,8 persen, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.
“Namun, BPS Palangka Raya telah mengeluarkan peringatan bahwa potensi kenaikan inflasi dapat terjadi karena beberapa faktor, terutama terkait kelangkaan bahan pokok di pasaran,” kata Gera Nugrahayu, Senin (09/09/2024).
Hera menyatakan Kepala BPS Palangka Raya mengimbau agar masyarakat tetap waspada.
Pada September 2024, inflasi berpotensi kembali meningkat akibat kelangkaan bahan pokok.
Beruntung, lanjut Hera, berkat respons cepat dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), potensi kenaikan inflasi selama ini berhasil ditekan secara efektif.
“Memang tim TPID kita bekerja cepat memantau perkembangan harga dan membuat berbagai proyeksi yang menjadi kunci menjaga stabilitas inflasi,” jelasnya.
Selain itu, inisiatif kerja sama lintas daerah juga dilakukan sebagai salah satu komponen strategi antisipasi inflasi.
TPID Palangka Raya baru-baru ini melakukan kunjungan ke Kabupaten Tabalong dan Hulu Sungai Tengah.

