Menurut Hero, peningkatan kualitas jaringan akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih menghadapi berbagai kendala dalam pemenuhan kebutuhan energi.
Di sisi lain, Hero mengapresiasi pemanfaatan panel surya sebagai salah satu alternatif sumber energi bagi wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik konvensional. Namun, menurutnya, kapasitas pembangkit tenaga surya yang tersedia masih terbatas sehingga belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
“Kita tentu mengapresiasi pemanfaatan energi alternatif seperti panel surya. Namun, kapasitasnya masih perlu diperkuat agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal,” ujarnya.
Karena itu, Hero mendorong adanya penguatan jaringan listrik konvensional sekaligus pengembangan sumber energi alternatif. Menurutnya, kedua pendekatan tersebut dapat berjalan beriringan untuk memperluas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan listrik bagi masyarakat desa.
Ia berharap persoalan kelistrikan di Kotim dan Seruyan dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan akses listrik, tetapi juga menikmati pasokan yang aman, stabil, dan mendukung aktivitas ekonomi maupun sosial. *#TIM#* www.lintasberita1.com

