Sejak Oktober 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga telah meluncurkan sejumlah inisiatif konkret, di antaranya pembenahan manajemen sekolah, kurikulum berbasis pembelajaran mendalam, penguatan karakter siswa melalui program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan album Kicau untuk pendidikan karakter pada tingkat taman kanak-kanak.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyatakan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh kebijakan strategis tersebut. Ia menambahkan bahwa Pemprov Kalteng saat ini tengah memperkuat program-program unggulan seperti sekolah gratis, kuliah gratis, serta Makan Bergizi Gratis (MBG), yang sejalan dengan semangat pendidikan inklusif dan berkualitas.

“Momentum Hardiknas ini memperkuat langkah kita dalam menghadirkan pendidikan yang merata dan berkualitas, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dan terpencil seperti Kalteng. Kami siap mengawal revitalisasi sarana-prasarana dan penguatan peran guru sebagaimana ditekankan dalam arahan menteri,” ujar Reza.

Ia juga menambahkan bahwa upaya digitalisasi pendidikan terus digalakkan di Kalimantan Tengah. Salah satunya melalui peluncuran aplikasi Pena Kalteng, serta peningkatan anggaran pendidikan provinsi guna mempercepat perbaikan fasilitas dan layanan di sekolah-sekolah.