Reza berharap jumlah sekolah yang memperoleh revitalisasi terus bertambah, khususnya untuk jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) di Kalimantan Tengah. Namun, ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap peningkatan kualitas SD dan SMP.

“Mohon doanya supaya semakin banyak sekolah-sekolah kita di Kalimantan Tengah yang bisa direvitalisasi, khususnya di satuan pendidikan SMA, SMK, dan sekolah khusus. Harapannya, SD dan SMP juga semakin membaik,” katanya.

Ia menambahkan, program revitalisasi sekolah tersebut akan tersebar di berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah. Khusus untuk SMK, jumlah sekolah yang direncanakan menerima revitalisasi mencapai hampir 70 sekolah.

“Di SMK saja sudah mendekati sekitar 70 sekolah yang akan direvitalisasi. Itu cukup banyak dan jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perhatian Bapak Presiden terhadap dunia pendidikan di Kalimantan Tengah sangat luar biasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Reza menjelaskan bahwa penentuan sekolah penerima revitalisasi dilakukan berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dipadukan dengan platform pendidikan daerah bernama Pena Kalteng. Dari data tersebut, pemerintah dapat memetakan kondisi sekolah berdasarkan tingkat kerusakan maupun kebutuhan prioritas.

“Kita melihat klasifikasi sekolah yang mengalami kerusakan ringan, kerusakan berat, hingga yang menjadi prioritas penanganan. Semua berdasarkan data yang terukur,” jelasnya.