“Kami juga berharap, kepada Pemda dapat mempersiapkan dan menyediakan sarana pendukung, seperti lahan yang dapat dikelola untuk menanam serta bantuan bibit komoditi, baik itu buah-buahan, sayuran, padi, jagung ataupun yang lain sebagainya,” imbuhnya.

Lebih dalam, dirinya juga berharap kepada semua pihak untuk bersinergi yakni petani, nelayan, pemerintah serta korporasi atau investor yang akan menampung atau membeli hasil usaha pertanian dan perikanan dari masyarakat.

Menurutnya, hingga kini Kalteng masih cukup banyak lahan tidur yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman holtikultura dan potensi bibit pantai, danau dan sungai untuk budidaya periikanan.

“Potensi pertanian dan perikanan Kalteng cukup besar yang dapat di kembangkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tinggal bagaimana pemerintah daerah dapat membantu sarana dan prasarana penunjang,”ucapnya lagi.

Dirinya juga menyarankan agar persoalan kawasan dalam hal ini RTRWP, di Kalteng juga cepat tuntas, Sehingga berbagai status kawasan dapat lebih jelas untuk pengelolaan pertanian, serta sektor kelautan dan perikanan.

“Sarana dan prasarana pendukung sangat penting khususnya ke sentar pertanian maupun ke pelabuhan atau pangkalan ikan seperti infrastrukrut jalan serta lahan yang clear and clend. Pengembangan pertanian dan perikanan selain penambahan pendapatan petani juga membuka lapangan pekerjaan, serta dapat meningkatkan sumber pendapat asli daerah (PAD).” tutupnya. www.lintasberita1.com #TIM#