“Melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Barito Selatan telah dilaksanakan beberapa kegiatan pembinaan”, kata Lisda.

Lebih lanjut disampaikan, PAD pada APBD TA. 2022 ditargetkan sebesar 1,002 Triliun Rupiah yang terdiri dari PAD sebesar 98,065 Miliar Rupiah, pendapatan transfer sebesar 896,59 Miliar Rupiah dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 7,34 Miliar Rupiah.

Sementara itu, belanja daerah pada PBD TA. 2022 ditargetkan sebesar 1,019 Triliun Rupiah yang terdiri dari belanja operasi sebesar 680,01 Miliar Rupiah, belanja modal sebesar 179,78 Miliar Rupiah, belanja tak terduga sebesar 26,72 Miliar Rupiah dan belanja transfer sebesar 133,20 Miliar Rupiah.

“Dengan target pendapatan daerah sebesar 1,002 Triliun Rupiah serta target belanja sebesar 1,019 Triliun Rupiah maka terjadi defisit anggaran sebesar 17,7 Miliar Rupiah, dimana nantinya defisit tersebut akan ditutupi dengan pembiayaan Netto”, pungkasnya.

Dalam kunjungan kerja kali ini, Gubernur Kalteng menyerahkan langsung bantuan dari Pemprov Kalteng berupa mesin penanggulangan Karhutla kepada Masyarakat Peduli Api (MPA). Selain itu juga diserahkan juga paket sembako berjumlah 1.000 paket dan bibit cabe berjumlah 1.300 bibit. Sebagai informasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GN-PIP) Sekuyan Lombok se-Kalteng dipusatkan di Kabupaten Barito Selatan ditandai dengan penyerahan bibit lombok oleh Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, Ketua TP-PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran serta Sekretaris Daerah Prov Kalteng H. Nuryakin yang diterima secara simbolis oleh Pj. Bupati Barito Selatan, Camat, Kades, Lurah dan ketua TP-PKK Barito Selatan.