Mengawali sambutannya, Gubernur H. Sugianto Sabran menyampaikan temu akbar UMKM Se Kalteng ini sebagai salah satu upaya Pemprov Kalteng dalam rangka meningkatkan daya saing produk UMKM, sekaligus mengembangkan sistem jaringan usaha bagi produk UMKM unggulan melalui fasilitas kemitraan dan  upaya digitalisasi UMKM untuk meningkatkan pemasaran produk Usaha Kecil dan Menengah sehingga UMKM Kalteng bisa naik kelas serta produk yang dipasarkan dapat mendunia.

H. Sugianto Sabran menghimbau seluruh pelaku UMKM se- Kalteng yang nantinya terhubung dalam sistem informasi TABE dapat didukung oleh seluruh perbankan khususnya Bank Kalteng. Sebagaimana diketahui, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Prov. Kalteng telah memfasilitasi pengrajin dan Industri Kecil Menengah di Kalteng untuk memperluas pemasaran produknya secara online melalui platform digital yaitu e-commerce dengan nama tokokaltengberkah.com atau bisa disebut juga dengan tabe.com.

“Bank Kalteng secara khusus saya minta untuk dapat menjadi Bapak Angkat bagi UMKM di Provinsi Kalimantan Tengah. Mengingat UMKM merupakan sumber kekuatan ekonomi baru dalam rangka mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Bank Kalteng harus siap memfasilitasi pemberian permodalan lunak bagi seluruh pelaku UMKM”, tandas H. Sugianto Sabran.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin saat menyampaikan laporannya mengatakan pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan untuk mempertemukan pelaku usaha milenial dengan pembina dan praktisi dalam hal memotivasi para pelaku usaha dalam meningkatkan produktivitas usaha yang inovatif, kreatif, mandiri dan berdaya saing.