Menurut Reza, pembangunan SMK ini merupakan bagian dari program prioritas Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dalam pemerataan fasilitas pendidikan. Gubernur dijadwalkan akan meninjau langsung lokasi dan melakukan peletakan batu pertama dalam waktu dekat.
“Pak Gubernur menginginkan lahan ini menjadi lokasi pembangunan SMK Desa Kinjil. Insyaallah beliau akan hadir langsung untuk memastikan semua berjalan lancar,” ujarnya.
Berdasarkan data dari pemerintah desa, empat desa yang akan terlayani oleh sekolah ini memiliki lebih dari 1.000 kepala keluarga. Kepala Desa Kinjil melaporkan sekitar 250 KK, Tempayung lebih dari 300 KK, serta Dawak dan Sakabulin masing-masing sekitar 270 KK. Sebagian besar dari mereka memiliki anak usia sekolah yang sangat membutuhkan akses pendidikan menengah di dekat tempat tinggal.
“Ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Sekolah ini bukan hanya keinginan, tetapi kebutuhan nyata,” tegas Reza.
Dinas Pendidikan menyatakan bahwa proses perencanaan sudah berjalan, dan target pembangunan akan dimulai tahun ini. Pemerintah berharap SMK tersebut menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah pedesaan Kalimantan Tengah.
“Insyaallah tahun ini akan dibangun. Peletakan batu pertama rencananya dilakukan langsung oleh Pak Gubernur. Ini bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang adil dan merata bagi semua,” pungkas Reza. *#TIM#* www.lintasberita1.com

