“Setidaknya perahu dolphin 2 unit, perahu karet 5 unit, tenda pengungsi 7 unit, dapur umum 1 unit, mobil toilet 1 unit, telah dikerahkan untuk memperkuat upaya penanganan di Kota Palangka Raya. Selain itu, bantuan sembako terutama untuk mendukung logistik dapur-dapur umum”,imbuhnya.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut juga menuturkan bahwa jajarannya terus melakukan koordinasi dengan instansi vertikal khususnya Balai Pengelolaan Jalan Nasional terkait dengan penanganan ruas jalan nasional yang terdampak banjir untuk dapat ditangani sebagaimana mestinya.
“Saya terus memantau dan memastikan Bupati/Wali Kota melakukan penanganan secara cepat dan memadai terhadap masyarakat terdampak banjir, dan menegaskan kepada Bupati/Wali Kota supaya tidak meninggalkan wilayahnya selama tanggap darurat bencana banjir”, pungkasnya.
Berdasarkan data dari BPBPK Prov. Kalteng per tanggal 20/11/2021, terdapat 6 Kabupaten/Kota yang terdampak banjir yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kapuas, dan Kabupaten Barito Selatan. Dengan jumlah 40 Kecamatan, 177 Desa/Kelurahan, 33.530 KK, 96.015 Jiwa terdampak banjir dan hingga saat ini terdata 2.038 KK, 6.449 Jiwa mengungsi pada posko banjir yang telah disediakan pemerintah.
www.lintasberita1.com #TIM#

