“Pembangunan memerlukan anggaran yang besar. Oleh karena itu, kami akan fokus memperkuat kemandirian ekonomi daerah, termasuk dengan program ketahanan pangan dan hilirisasi komoditas unggulan,” tambahnya.
Acara Halalbihalal tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Kalimantan Tengah. Dalam kesempatan itu, Gubernur kembali mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersinergi membangun daerah.
“Saya mengajak kita semua bergotong royong dan berkolaborasi membangun Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, dan sejahtera,” pungkas Agustiar.
Melengkapi pernyataan Gubernur, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyatakan bahwa semangat persahabatan dan kebersamaan yang ditegaskan dalam Halalbihalal ini sejalan dengan visi pembangunan pendidikan daerah.
“Kita ingin pendidikan menjadi alat utama untuk mengangkat harkat masyarakat. Saat ini, Pemprov Kalteng telah menjalankan program sekolah gratis dan kuliah gratis bagi masyarakat kurang mampu, serta penguatan sarana dan prasarana pendidikan,” jelas Reza.
Ia menambahkan bahwa pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan harus didorong oleh nilai-nilai Huma Betang untuk memperkuat kebersamaan dan integrasi sosial.
“Kami optimis, jika seluruh elemen bersatu, maka Kalimantan Tengah akan benar-benar menjadi provinsi yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

