Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini menambahkan, perlu dipastikan APBD dan APBN efektif perannya dalam membangkitkan kembali perekonomian yang sempat terpuruk. Selain itu, hilirisasi industri dan pemberdayaan UMKM harus diperhatikan.
“Kedua hal ini memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan lapangan kerja”, katanya.
Lebih lanut disampaikan, dalam rangka mendukung pembangunan di daerah, realisasi pendapatan daerah juga sangat penting untuk diperhatikan, Sampai dengan tanggal 31 Mei 2022, Realisasi Pendapatan Kabupaten Kotawaringin Barat baru mencapai Rp.448 Milyar lebih dari target Rp.1,3 Trilyun lebih atau 32,18%.

Pj. Bupati Kotawaringin Barat Anang Dirjo dalam laporannya menyampaikan rapat ini digelar dalam rangka membicarakan hal-hal yang penting dan strategis untuk kemajuan masyarakat dan wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat khususnya serta Prov. Kalteng umumnya.
“Dalam mendukung visi Gubernur Kalteng dalam mewujudkan Kalteng Makin Berkah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan bapak gubernur terhadap prioritas pembangunan Pemprov Kalteng yang berlokasi di Kabupaten Kotawaringin Barat pada tahun 2022 ini. Pemkab Kotawaringin Barat akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan OPD teknis Prov. Kalteng yang lebih baik untuk kelancaran dan kesuksesan anggaran pembangunan tahun 2022”, ucapnya.

