“Karena hal ini sangat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Barito Utara dan sekitarnya, dengan semakin maju dan hadirnya simpul-simpul transportasi strategis di Kalimantan Tengah,” pungkas H. Sugianto Sabran.
Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandara Beringin Muara Teweh, Endang Setiawan menjelaskan Bandara Muhammad Sidik ini memiliki landasan pacu 1.400 meter dan lebar 30 meter, apron seluas 110,25 meter dan lebar 80 meter serta taxiway 173 meter dan lebar 18 meter. Bandara ini mulai dibangun Tahun 2009 dan selesai di Tahun 2019.
Saat ini bandara Haji Muhamad Sidik sudah melayani 2 rute penerbangan, yaitu Rute Penerbangan Perintis Palangka Raya – Muara Teweh (pulang pergi) dan Rute Penerbangan Niaga tidak berjadwal Banjarmasin – Muara Teweh (pulang pergi).
“Dengan peresmian Bandara ini semoga Bandara ini lebih bermanfaat kepada masyarakat Barito Utara khususnya dan dapat menjadi penyangga transportasi sehingga lebih terbuka akses transportasi ke Daerah lain,” tandas Endang Setiawan.
www.lintasberit1.com #TIM#

