Dalam sambutan dan arahanya, Koordinator Wilayah II KPK RI Asep Rahmat Suwanda,menyebut
tim KPK juga fokus membenahi aset dan monitoring permasalahan aset tersebut dan apa yang diinginkan oleh Pemerintah dalam upaya percepatan optimalisasi pembangunan dapat segera cepat selesai.

“KPK pada intinya Sepakat untuk menyelesaikan, semua elemen baik pihak Pertamina dan Pemkab dan Pemprov Kalteng dapat menyelesaikanya. Keinginan pa Gubernur agar cepat selesai dan solusinya benar, dan nanti dibuatkan MoU atau kesepakatanya yang dapat dimanfaatkan untuk semua pihak. Kami punya keyakinan, mudah mudahan dalam dua minggu ini cepat selesai dan tidak ada lagi permasalahan berikutnya,” kata Asep Rahmat Suwanda.

Sedangkan Direktur Penunjang Bisnis PT. Pertamina M. Haryo Yunianto, dalam sinergi pendayagunaan aset Pertamina di Kabupaten Bartim, Kalteng, Pertamina mohon dukungan Pemprov dan Pemkab dan optimalisasi pemanfaatan lahan tersebut.
“Pertamina siap bersinergi, kami juga mohon dukunganya kepada Pemprov dan Pemkab, dalam upaya optimalisasi pengembangan bersama jalan Pertaminan tersebut,” jelasnya.

Dalam penjelasan pihak Patra Jasa anak dari PT, Pertamina, bahwa wilayah Bentot-Talangbaru tersebut jalanya rusak,  nantinya segera akan di upgrade dan diperbaiki lebih baik. Nanti bisa menunjang dan meningkatkan perekonomian baik tambang, perkebunan hingga masyarakat. Jalan tersebut bisa dimanfaatkan untuk menghidupkan perekonomian dan juga PAD serta dibangun SPBU dan Depo.