Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara aktif berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp485 miliar, Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran mendukung tiga program utama, yaitu inisiatif Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, program Makanan Bergizi Gratis (MBG), dan program sekolah dan kuliah gratis. Inisiatif-inisiatif ini bertujuan untuk memberikan pengaruh positif bagi generasi muda dan mendukung pengembangan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.
M Reza Prabowo Plt Kadisdik Kalteng menegaskan, ketiga program ini disusun secara komprehensif untuk mendorong pengembangan sumber daya manusia yang terampil. Pemerintah meyakini bahwa pendidikan yang bermutu dan gizi yang cukup merupakan komponen penting dalam membina generasi masa depan yang kompetitif dan produktif.
Program sekolah gratis menjadi prioritas utama pemerintah, yang dirancang untuk meringankan beban keuangan orang tua terkait pendidikan anak-anak mereka. Inisiatif ini meliputi pembebasan biaya pendidikan untuk siswa SMA, SMK, dan siswa berkebutuhan khusus di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah, dengan harapan dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah dan menekan angka putus sekolah.
Selain itu, program Makan Bergizi Gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat bertujuan untuk menjamin anak-anak sekolah mendapatkan gizi yang cukup setiap hari. Melalui inisiatif ini, pemerintah berupaya menanggulangi kekurangan gizi dan meningkatkan konsentrasi siswa dalam belajar, yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan pemuda Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah.
Untuk pendidikan tinggi, program kuliah gratis dirancang untuk memfasilitasi akses pendidikan tanpa biaya bagi siswa yang memenuhi syarat. Dengan bermitra dengan 32 universitas di daerah tersebut, pemerintah menawarkan kesempatan berharga bagi generasi muda untuk mengejar pendidikan tinggi tanpa masalah keuangan.
Reza mengklarifikasi bahwa anggaran tersebut didistribusikan ke berbagai sektor Rp235 miliar untuk program sekolah gratis, Rp200 miliar untuk program MBG, dan Rp50 miliar untuk program kuliah gratis, yang bekerja sama dengan 32 universitas di seluruh provinsi.
“Kami berharap program-program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, Kalteng dapat menjadi provinsi yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com

