Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, Gubernur Agustiar juga menyerahkan sejumlah bibit pohon kepada pengurus Gereja GKE Maranatha. Bibit yang diserahkan meliputi pohon ulin, ketapang, mangga, rambutan, dan jambu, yang akan ditanam di lingkungan gereja.
Setelah melepas peserta jalan sehat, Gubernur bersama rombongan melanjutkan kegiatan ke lokasi peletakan batu pertama pembangunan Gereja GKE Maranatha.
Menanggapi semangat kebersamaan yang digaungkan dalam acara tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan nilai-nilai toleransi yang ditunjukkan.
“Ini adalah momen yang menggambarkan bagaimana nilai toleransi, kasih sayang, dan religiusitas hidup berdampingan dalam satu nafas kebhinekaan. Inilah Huma Betang dalam praktik nyata,” ujar Reza.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter yang berlandaskan kearifan lokal.
“Kami ingin mencetak generasi belom bahadat yang mampu merangkul semua golongan dan membawa Kalimantan Tengah menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, unsur Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng M. Katma F. Dirun, para Asisten dan Staf Ahli Gubernur, serta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. *#TIM#* www.lintasberita1.com

