Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut memaparkan, perkembangan data covid-19 di Kalteng sampai dengan tanggal 18 Mei 2021, kasus konfirmasi sebanyak 21.340 kasus, yang sembuh sebanyak 19.783 kasus, meninggal sebanyak 570 orang, yang masih dirawat sebanyak 988 orang. Jika dibanding dengan Nasional, kasus konfirmasi Kalteng berkontribusi 1,22% terhadap kasus Nasional, prosentase yang dirawat Kalteng lebih rendah dari Nasional, prosentase kesembuhan Kalteng lebih tinggi dari Nasional, dan prosentase kematian Kalteng lebih rendah dari Nasional.


“Meskipun demikian kasus kematian hampir terjadi setiap hari sehingga membuat kita semua prihatin”, pungkas H. Sugianto Sabran.

Terkait pencapaian vaksinasi di Prov. Kalteng, Gubernur menjelaskan, vaksinasi tahap 1 untuk SDM Nakes dimulai sejak tanggal 14 Januari 2021. Vaksinasi tahap 2 untuk lansia dan pelayan publik yang dimulai sejak bulan Maret 2021.

Target sasaran tahap 1 dan 2 yaitu 410.719 sasaran, yang belum mendapatkan dosis 1 sebanyak 306.372 sasaran. Lebih lanjut Suyuti Syamsul menjelaskan, target vaksinasi tahap 1 SDM Nakes 19.927 sasaran dan tahap 2 untuk lansia yaitu 191.817 sasaran, sedangkan pelayan publik 198,975 sasaran.

Beberapa kendala dalam pelaksanaan vaksinasi. Pertama, beberapa waktu yg lalu terkendala masalah distribusi vaksin sehingga berpengaruh kecepatan pelaksanaan. Kedua, beberapa kabupaten refocusing anggaran belum selesai. Terakhir, belum masifnya sosialisasi vaksin sampai tingkat desa sehingga ada rasa takut dari lansia untuk divaksin karena masih maraknya hoax tentang vaksin.