“Apalagi jika mendapat dukungan penuh dari Bapak Gubernur, kami yakin, realisasi pinjaman untuk peningkatan akses permodalan bagi masyarakat KP di Provinsi Kalteng akan terus meningkat. Adapun kegiatan usaha yang kami danai mayoritas terdiri dari kegiatan budidaya perikanan, yaitu lebih dari 78% pendanaan LPMUKP diperuntukkan bagi kegiatan budidaya, dengan dominasi ikan patin (57%) sebagai komoditas utama diikuti dengan udang dan bandeng”, imbuhnya.
Syarif Syahrial mengutarakan LPMUKP berkomitmen untuk selalu bersinergi bersama para pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan penyaluran dana bergulir baik dari Tenaga Pendamping, Analis, Dinas terkait dan Bank Mitra LPMUKP.
Sementara itu, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menyatakan memberikan dukungan penuh dan apresiasi setinggi-tingginya atas program penyaluran dana bergulir kepada pelaku usaha kelautan dan perikanan melalui BLU LPMUKP, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. H. Sugianto Sabran berharap program tersebut dapat membantu mengatasi permasalahan permodalan dan pengembangan usaha serta memperkuat daya saing usaha kelautan dan perikanan yang potensial, khususnya di Prov. Kalteng.
Gubernur berpesan kepada para pelaku usaha yang memperoleh bantuan pinjaman dana bergulir, agar dapat mengelola modal usaha tersebut dengan baik dan bertanggung jawab dengan memanfaatkan pendampingan dari BLU LPMUKP. Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut optimis, percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kalteng dapat diwujudkan melalui sinergitas antara Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota dan seluruh pemangku kepentingan.

