Gubernur juga minta bupati/wali kota untuk mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, termasuk lahan perkantoran. Karena ketahanan pangan nasional dimulai dari ketahanan pangan keluarga, dan lingkup tempat kerja.


“Di masa pandemi covid-19, masyarakat dituntut lebih banyak di rumah namun tetap produktif, sehingga kegiatan P2L sangat cocok dilakukan, selain untuk keperluan sehari-hari juga dapat berguna bagi orang lain dan kebersihan,”imbuhnya.


Selain itu Sugianto juga meminta, perlunya sinergitas antar stakeholders dan memberdayakan UMKM pangan lokal.


“kita terus mengkampanyekan gerakan diversifikasi pangan lokal. Kita nyatakan diverifikasi pangan lokal adalah kekayaan dan budaya bangsa. Bukan hanya beras yang kita miliki, termasuk juga ada ubi-ubian, jagung, sorgum, sagu, kentang, labu dan lainnya,” tutup Sugianto.

www.lintasberita1.com *#TIM#*