Kapuas – www.lintasberita1.com – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Selasa, (12/09/2024) di Stadion Tarung Panunjung, Kuala Kapuas. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan untuk memeriahkan Festival UMKM Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Kuala Kapuas sekaligus memperingati hari besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal 1446 H.

Menurut A. Elpiansyah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, Gubernur H. Sugianto Sabran, pihaknya berpesan agar terus melakukan pemantauan harga pasar guna mengendalikan dan meredam inflasi. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mencegah terjadinya kepanikan terhadap harga yang berfluktuasi di pasaran.

“GPM ini dilaksanakan untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga kebutuhan pokok di tingkat konsumen sebagai upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi,” ujarnya.

Dijelaskan pula, kegiatan GPM ini bekerja sama dengan Perum Bulog yang merupakan mitra kerja Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini melibatkan peran serta Kalteng, UMKM, Gapoktan, petani, dan mitra lainnya dalam rangka menyukseskan Festival UMKM 2024.

“Masyarakat sangat antusias dengan gerakan pangan murah ini, terbukti dari banyaknya masyarakat yang datang ke pertokoan untuk membeli berbagai barang dengan harga terjangkau dan kualitas bagus, serta tentunya dengan harga yang lebih murah dari harga pasaran,” terangnya.

Terkait komoditas yang dijual dan disubsidi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, berlaku harga sebagai berikut: Beras Karau Premium subsidi Rp6.000 per kg, Ketan Premium Rp4.000 per kg, Bawang Merah Rp5.000 per kg, Bawang Putih Rp5.000 per kg, Gula Rp2.000 per kg, Minyak Goreng Kemasan Rp2.000 per liter, dan Telur Ayam subsidi Rp10.000 per tray/tabak.

“Pada kegiatan ini kami memberikan bantuan beras kualitas premium sebanyak 16 ton (beras pulen 8 ton dan beras kalaow 8 ton), bawang merah 180 kg, bawang putih 140 kg, gula pasir 1.000 kg, minyak goreng kemasan 900 liter, telur 220 tabak/tray dan beras SPHP kualitas premium sebanyak 2 ton,” pungkasnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com