PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Pemimpin muda sangat dibutuhkan Universitas Palangka Raya (UPR) untuk berinovasi, berfikir strategis dan berkolaborasi. Inovasi ialah semua hal baru yang berangkat dari ilmu pengetahuan, serta dapat memberikan manfaat dalam kehidupan manusia.

Berfikir strategis adalah arena untuk memvisikan masa depan tanpa harus dihambat oleh hal-hal praktis. Bukan saja memproyeksikan seperti apakah bentuk organisasi di masa datang, tanpa perlu mengkhawatirkan apakah hal itu bisa dilaksanakan. Kolaborasi adalah proses bekerja sama untuk menghasilkan gagasan atau ide dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama.

Calon Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Palangka Raya, Ricky Zulfauzan berpendapat, sebagai institusi pendidikan negeri, Universitas Palangka Raya sudah seharusnya memiliki regenerasi kepemimpinan dari anak-anak muda Kalimantan Tengah.

“Karena sudah sejak lama Universitas Palangka Raya didominasi oleh pemimpin berusia di atas 50 tahun. Untuk itu, perlu ada transformasi agar dapat lebih berkembang,” katanya kemarin di Palangka Raya.

Ricky menjelaskan, terdapat beberapa alasan kenapa generasi muda perlu terlibat dalam kepemimpinan di Universitas Palangka Raya yaitu pemuda tumbuh di era teknologi. Pemuda sangat familier dengan teknologi terbaru, komputer, telepon pintar dan berbagai perangkat gawai berteknologi tinggi.

Kemudian, Pemuda berfikiran terbuka. Pemuda selalu terbuka dengan pemikiran baru, tidak anti kritik dan selalu siap beradu argumentasi. Pemuda mengerti kebutuhan pemuda. Hanya pemuda yang mengerti kebutuhan pemuda. Pemuda membutuhkan organisasi yang Agile (tangkas, gesit dan lincah). Pemuda membutuhkan organisasi yang transformatif. pemuda membutuhkan fleksibilitas dan kecepatan dalam beradaptasi terhadap tantangan di masa depan.

Ricky mencontohkan, salah satu contoh pemimpin muda di universitas yang lebih dulu menunjukkan keunggulan kualitas pemuda adalah Profesor Arif Satria, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) terpilih diusia 46 tahun. Saat ini di bawah kepemimpinan Prof. Arif Satria, IPB telah meraih banyak prestasi diberbagai bidang.

“Salah satunya, IPB meraih peringkat 62 dunia pada kategori perguruan tinggi bidang pertanian dan kehutanan oleh Lembaga pemeringkatan QS World University Ranking by Subject 2021, pada Maret 2021,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Universitas Palangka Raya pada tahun 2022 akan melaksanakan pemilihan rektor untuk masa jabatan 2022-2026. Oleh karena itu Ricky Zulfauzan pemuda Dayak yang sudah menjadi dosen Ilmu pemerintahan sejak tahun 2008 ini mendorong agar figur-figur muda yang cerdas untuk ikut berkompetisi.

“Silakan persiapkan diri dan maju untuk berkompetisi. Jangan kebanyakan pertimbangan. Itu bukan mental pemuda. Sekali layar berkembang, surut kita berpantang,” imbuhnya.

www.lintasberita1.com (RSM/ Foto:Ans)