PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Pemimpin muda sangat dibutuhkan Universitas Palangka Raya (UPR) untuk berinovasi, berfikir strategis dan berkolaborasi. Inovasi ialah semua hal baru yang berangkat dari ilmu pengetahuan, serta dapat memberikan manfaat dalam kehidupan manusia.
Berfikir strategis adalah arena untuk memvisikan masa depan tanpa harus dihambat oleh hal-hal praktis. Bukan saja memproyeksikan seperti apakah bentuk organisasi di masa datang, tanpa perlu mengkhawatirkan apakah hal itu bisa dilaksanakan. Kolaborasi adalah proses bekerja sama untuk menghasilkan gagasan atau ide dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama.
Calon Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Palangka Raya, Ricky Zulfauzan berpendapat, sebagai institusi pendidikan negeri, Universitas Palangka Raya sudah seharusnya memiliki regenerasi kepemimpinan dari anak-anak muda Kalimantan Tengah.
“Karena sudah sejak lama Universitas Palangka Raya didominasi oleh pemimpin berusia di atas 50 tahun. Untuk itu, perlu ada transformasi agar dapat lebih berkembang,” katanya kemarin di Palangka Raya.
Ricky menjelaskan, terdapat beberapa alasan kenapa generasi muda perlu terlibat dalam kepemimpinan di Universitas Palangka Raya yaitu pemuda tumbuh di era teknologi. Pemuda sangat familier dengan teknologi terbaru, komputer, telepon pintar dan berbagai perangkat gawai berteknologi tinggi.

