“Seluruh kegiatan masih menerapkan standar protokol kesehatan (Prokes). Karena, kami menilai faktor keamanan dan kesehatan masih menjadi hal yang utama,” ujar Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Teknik UPR ini.

Dikatakannya yang cukup membanggakan, yakni dalam Yudisium periode April 2022 ini, berdasarkan apa yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknik tadi bahwa rata-rata IPK lulusan berada 3,26.

“Hal ini menjadi suatu kabar baik bagi kami, karena ini menjadi salah satu upaya nyata dari Fakultas Teknik UPR, dalam mendukung target universitas agar bisa mencapai akreditasi Unggul. Karena, menjadi salah satu syarat untuk menuju universitas unggul, yakni dilihat dari rata-rata IPK lulusan,” ujarnya.

Dirinya juga mengutarakan bahwa Fakultas Teknik UPR juga memiliki kebijakan internal, terkait waktu pelaksanaan Yudisium bagi mahasiswa.

“Hal ini, tujuannya untuk mempercepat waktu kuliah mahasiswa, sekaligus pula sebagai bentuk dukungan kepada universitas agar bisa meraih akreditasi Unggul atau Baik Sekali. Karena selain rata-rata IPK lulusan, waktu kuliah juga menjadi salah satu syaratnya,” ujarnya lagi.

“Pada prinsipnya, kami dari Fakultas Teknik UPR selalu berupaya untuk mendukung upaya mewujudkan target universitas menuju UPR Jaya Raya, dengan mencetak SDM unggul dan berdaya saing global.” tambahnya