Palangka Raya, lintasberita1.com – Tujuh fraksi DPRD Palangka Raya, yakni Fraksi PDI Perjuangan, Golkar, Demokrat, NasDem, Partai Amanat Nasional (PAN), Gerakan Nurani Bangsa (GNB) dan Fraksi Perindo-PSI menyampaikan pemandangan umumnya terhadap nota keuangan RAPBD 2023, Selasa, (15/11/2022).

Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya Ted Mahendra mengatakan pembangunan difokuskan pada pemulihan ekonomi di sektor Industri, pariwisata dan investasi, lalu reformasi sistem kesehatan nasional, reformasi sistem perlindungan sosial dan reformasi sistem ketahanan bencana.

“Kiranya hal itu menjadi pedoman bagi Pemko dalam menyusun dan merencanakan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang bermuara pada pemulihan ekonomi masyarakat pasca Pandemi Covid-19,” ucpanya.

Ia menjelaskan, berdasarkan pada pidato pengantar oleh wali kota penyusunan RAPBD yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) menitikberatkan pada pembangunan pada sektor esensial.

“Secara prinsip Fraksi PDI Perjuangan dapat menerima RAPBD tersebut untuk dibahas dan ditelaah lebih dalam ke tahapan selanjutnya, sebelum nantinya menjadi Perda tentang APBD 2023,” imbuhnya.

Sebagai catatan bagi Pemko, pihaknya menyampaikan sejumlah hal. Pertama, menjelang masa akhir periode kepemimpinan kepada daerah, pihaknya senantiasa mengingatkan agar seluruh kebijakan anggaran yang disusun mengacu pada visi misi yang telah ditetapkan sebelumnya.