Sebanyak 30 siswa dari sejumlah sekolah di Palangka Raya turut ambil bagian, antara lain dari SMAN 1, SMKN 3, SMAN 2, dan SMAN 3 Palangka Raya.
Partisipasi Disdik Kalteng tidak hanya terbatas pada parade budaya. Di ajang Kalteng Expo, Disdik juga membuka stand khusus yang menampilkan hasil karya seni membatik dari SMKN 4 Palangka Raya, yang dikenal sebagai sekolah unggulan di bidang batik.
Disdik juga berencana mengundang Gubernur Kalimantan Tengah dan istri untuk ikut membatik secara langsung di stand tersebut, sebagai wujud dukungan terhadap produk lokal.
“Ini kebanggaan kita. Jangan beli produk luar. Harus kita tingkatkan semangat untuk menggunakan dan mempromosikan produk Kalimantan Tengah sendiri,” tegas Reza.
Melalui partisipasi di FBIM 2025, Reza berharap wajah pendidikan Kalimantan Tengah yang inklusif dan berakar pada budaya lokal dapat menginspirasi masyarakat luas.
“Kami tidak mengejar juara. Harapan kami, apa yang ditampilkan bisa menginspirasi banyak orang. Itu sudah cukup,” pungkasnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com
MMC KALTENG

