Edy menambahkan, bahwa pendidikan di Prov. Kalteng mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah.
“Dalam visi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng yang dimuat pada RPJMD 2021-2025 yakni Kalteng Makin BERKAH, Pemprov menaruh perhatian besar terhadap dunia pendidikan di Kalteng,” ucap Edy.
“Hal ini termuat dalam misi ke 4 yang berbunyi Mempercepat Pembangunan SDM yang cerdas, sehat dan berdaya saing,” imbuhnya.
Dalam rangka mendukung BOS Reguler yang telah diluncurkan oleh Pemerintah Pusat, pada Tahun 2022, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Prov. Kalteng telah memprogramkan/menganggarkan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi jenjang pendidikan SMA, SMK dan SLB se-Kalteng. Hal ini merupakan wujud perhatian Pemprov. Kalteng terhadap peningkatan SDM di Kalteng. Melalui peluncuran program BOSDA diharapkan sekolah dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya.
Kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng merupakan bagian dari bantuan yang diberikan oleh pemerintah provinsi kepada satuan pendidikan yang menjadi kewenangannya terkait dengan pengelolaan dana yang dikelola oleh sekolah, baik BOS maupun BOSDA. Jumlah sekolah di Kalteng meliputi 237 SMA, 137 SMK, dan 24 SLB. Diharapkan penanggung jawab BOS dan BOSDA di tingkat satuan pendidikan memiliki kesamaan persepsi dan pemahaman yang baik dalam mengelola dana tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

