Sementara itu, Dubes Lambert Grijns dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalteng atau yang mewakili atas persiapan yang telah dilakukan selama berbulan-bulan terkait rencana kunjungan Raja dan Ratu Belanda. Menurut Lambert, kedatangan pihak Kedutaan Besar Belanda ke Palangka Raya kali ini untuk menyampaikan duka cita yang mendalam dari Raja dan Ratu Belanda sekaligus mengenang jasa para korban yang telah turut bekerja keras mempersiapkan kunjungan Raja dan Ratu Belanda.

“Kepulangan mereka yang tiba-tiba tidak mudah diterima, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan. Kami pun merasa kehilangan yang sangat mendalam, apalagi mengingat jasa dan kerja keras mereka dalam mempersiapkan kedatangan Raja dan Ratu Belanda,” ucap Lambert yang mendoakan agar para korban meninggal diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
“Saya harap kedatangan kami tidak membawa kembali kepedihan yang terasa karena ditinggalkan sahabat-sahabat yamg kita cintai, tetapi mengingatkan akan jasa dan semangat mereka yang senantiasa akan kita kenang,” imbuh Lambert.
Pada kesempatan kali ini, mewakili Pemerintah Kerajaan Belanda, Dubes Lamber Grijns menyampaikan surat dari Raja dan Ratu Belanda kepada masing-masing keluarga korban. Surat dan pertemuan inipun diharapkan mampu memberikan semangat dan dukungan kepada seluruh keluarga korban dan para korban yang selamat.

